• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

BUDIBAYA JAMUR TIRAM MENGUNTUNGKAN

  • DROPDOWN MENU
  • INTERIOR
  • GAME android
  • KECANTIKAN
  • MUSIC
  • ISLAMI
  • TUTORIAL ADSENSE JITU
    • YOUTUBE
    • PYPAL
    • ADSENSE
    • -K0SONG-
Home » Serba-Serbi » Uji Viabilitas Bibit Jamur Tiram

Uji Viabilitas Bibit Jamur Tiram

Posted by BUDIBAYA JAMUR TIRAM MENGUNTUNGKAN on Rabu, 08 April 2015
Label: Serba-Serbi

Viabilitas dapat diartikan sebagai daya hidup, atau daya tumbuh. Viabilitas dapat dilihat dari kemampuan miselium beradaptasi/mendegradasi bahan yang mengandung lignoseluosa. Bahan yang mengandung lignoselulosa diantaranya serbuk kayu, jerami, sekam padi, tongkol jagung, dll. Semakin cepat miselium merambat, itu menunjukkan semakin tinggi pula viabitilas bibit tersebut. Hal ini bisa kita lihat pada waktu proses pembibitan, ada bibit yang sangat cepat merambat, ada juga yang lambat, bahkan ada juga yang baru merambat sedikit , tiba2 berhenti. Lalu bagaimana menguji daya hidup bibit jamur tiram? 

Uji viabilitas bibit jamur tiram bisa dilihat dari miselium. Misal kita ingin menguji viabilitas bibit induk (f1) media jagung yang kita beli dari seorang produsen bibit. Kita harus membuat media bibit pokok (f2) berbahan lignoselulosa (biasanya disebut dengan bibit serbuk). Bahannya terdiri dari serbuk kayu, dicampur dengan tepung biji-bijian. Setelah diinokulasikan tunggu kurang lebih 1 minggu nanti akan terlihat apakah bibit induk mempunyai viabitilas yang baik atau tidak. Bagaimana ciri2nya..? bila kita dapati miselium pada bibit pokok (f2) mogok, atau sangat lambat itu menunjukkan viabilitas bibit induk (f1) rendah, dan sebaliknya bila miselium merambat dengan cepat berarti miselium bibit induk (f1) mempunyai viabilitas yang tinggi. 

Hal serupa juga berlaku bila kita ingin menguji viabilitas bibit pokok (f2), tinggal lihat kondisi miselium setelah bibit ditanam pada media bibit sebar (f3). Ciri2nya sama dengan uji viabilitas pada bibit induk (f1). Bibit sebar (f3) yang berkualitas akan nampak nampak setelah bibit di tebar di baglog, kalo dalam waktu 24 jam bibit mengembang berarti bibit mempunyai viabilitas tinggi.

Mengapa viabilitas bibit rendah? 

Selain dari indukan bibit yang jelek, bisa juga dikarenakan media yang kurang pas. Misal terlalu banyak kandungan glukosa pada saat pembuatan PDA. Terlalu banyak glukosa menyebabkan miselium menjadi lemah, ibarat manusia kalo kebanyakan makan, maka akan lemas too?? Bisa juga karena memakai kultur yang sudah berulang kali ditanam pada media PDA, (subkultur). Bisa juga karena memakai bibit yang sudah kadaluarsa. Bisa juga media tanam kurang kapur, sehingga media masam (ph rendah). Penggunaan air yang mengandung kaporit juga bisa mempengaruhi viabilitas bibit jamur tiram. 

Sekian, semoga bermanfaat.. 

Tambahan: 

Apabila kita dapati miselium bibit sebar (f3) kita berjalan lambat (viabilitas rendah), jangan buru2 dibuang, karena bibit tersebut masih bisa digunakan. Cuma penggunaannya harus lebih banyak, misal 1 botol bibit sebar biasanya buat 30 baglog, maka dibuat 20 baglog saja.

Miselium yang berjalan lambat bisa juga disebabkan media tanam yang kurang sesuai, sehingga pada uji viabilitas bibit, harus dipastikan media tanam yang digunakan untuk menguji harus sesuai dengan kriteria media yang baik. 

Batang, 31 desember 2014

Terimakasih anda telah membaca artikel tentang Uji Viabilitas Bibit Jamur Tiram. Jika ingin menduplikasi artikel ini diharapkan anda untuk mencantumkan link http://jamurtiramjeparabangsri.blogspot.com/2015/04/uji-viabilitas-bibit-jamur-tiram.html. Terimakasih atas perhatiannya.

0 Response to "Uji Viabilitas Bibit Jamur Tiram"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

POSTING TERBARU

POPULAR POSTS

  • Jamur Tiram Pink (Pleurotus Flabellatus)
    Jamur tiram pink sering disebut juga jamur tiram merah, merupakan salah satu jenis jamur tiram yang mempunyai warna yang mempesona, warnanya...
  • Membuat Bibit Sebar (F3) Jamur Tiram
    Membuat bibit sebar (f3) jamur tiram caranya sama dengan Membuat Bibit Pokok (F2) Jamur Tiram , namun karena untuk meningkatkan SEO (Search ...
  • Timbangan Digital Jamur Tiram
    Timbangan digital ini sangat cocok menimbang bahan dasar PDA, sehingga dalam menakar bahan, tidak terjadi kelebihan, ataupun kekurangan baha...
  • Kicauan 'Sang Produsen Baglog'
    Tulisan ini kami buat semata-mata mengingatkan bahwa dalam dunia bisnis itu banyak sekali 'kicauan' yang tidak bisa dipertanggung ja...
  • Jamur Tiram Strain Baru
    Tiga jamur tiram terunggul.Produktivitas membubung hingga 91 ton per 1.000 m 2 luas kumbung, hampir dua kali lipat produksi tiram strain lok...
  • Budidaya Jamur Tiram Media Jerami
    Ketika musim panen tiba, timbul masalah berupa limbah jerami. Limbah jerami ini biasanya ditumpuk di tengah petakan sawah atau di pinggir p...
  • Panduan Bisnis Sahabat Nabi
    Generasi sahabat adalah mata air inspirasi yang tak pernah kering. Dalam setiap bidang kehidupan, akan kita temukan dengan mudah profil tela...
  • Pemeliharaan Biakan Murni Jamur Tiram
    Biakan murni jamur yang disimpan sering kali mengalami perubahan sifat. Oleh karena itu, biakan murni hendaknya dipelihara dengan baik. Ada ...
  • Bibit Jamur Tiram Pekalongan
    Kabar gembira bagi petani jamur tiram untuk wilayah pekalongan, dan sekitarnya. Kami menawarkan bibit sebar jamur tiram putih dengan kualita...
  • Membuat PDA Sendiri
    PDA adalah kepanjangan dari Potatoes Dextrose Agar. Sesuai namanya, PDA tersusun atas 3 bahan utama yaitu potatoes (kentang), dextrose (seje...

Mengenai Saya

phoneterbaru
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.
BUDIBAYA JAMUR TIRAM MENGUNTUNGKAN. All Rights Reserved.