• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

BUDIBAYA JAMUR TIRAM MENGUNTUNGKAN

  • DROPDOWN MENU
  • INTERIOR
  • GAME android
  • KECANTIKAN
  • MUSIC
  • ISLAMI
  • TUTORIAL ADSENSE JITU
    • YOUTUBE
    • PYPAL
    • ADSENSE
    • -K0SONG-
Home » Budidaya Jamur » Panen dan Pasca Panen Jamur Tiram

Panen dan Pasca Panen Jamur Tiram

Posted by BUDIBAYA JAMUR TIRAM MENGUNTUNGKAN on Senin, 26 November 2012
Label: Budidaya Jamur

Tahap akhir dari budidaya jamur tiram adalah panen dan penanganan pasca panen. Cara panen dan penanganan yang kurang tepat akan menurunkan kualitas hasil panen, dengan demikian pengetahuan tentang cara panen dan pasca panen harus kita miliki, sehingga hasil panen jamur tiram sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Ok, pembahasan kita mulai dengan panen dan selanjutnya penanganannya, selamat menyimak... 

Pemanenan

Sebelum kita memulai panen jamur tiram maka perlu mengetahui ciri-ciri jamur tiram yang sudah siap dipanen, ciri-cirinya adalah: tudung belum mekar penuh, warna belum pudar, spora belum dilepaskan, tekstur masih kokoh dan lentur. Poin-poin diatas merupakan ciri-ciri jamur yang masih muda. Sedangkan ciri-ciri jamur tiram yang sudah tua adalah tudung sudah mekar penuh (ditandai dengan pinggir jamur yang sudah bergelombang/pecah-pecah), warna putih mulai memudar (kekuningan), spora sudah berterbangan, tekstur lembek dan berair. 

Intinya adalah kita memanen jamur pada saat masih muda, karena jamur yang tua sudah berkurang kualitasnya. Jamur tiram yang dipanen pada saat muda mempunyai daya tahan lebih lama daripada jamur tiram yang dipanen dalam keadaan sudah tua, karena kandungan airnya lebih sedikit, kondisi jamurnya yang masih fresh menjadikan kerusakan jaringannya akan lebih lama, dan biasanya lebih disukai konsumen daripada yang tua. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemanenan adalah: 
  1. Sebelum memanen sebaikknya memakai masker, karena spora jamur yang terhirup bisa mengganggu kesehatan. 
  2. Pemanenan jamur dilakukan dengan teknik/cara mencabut seluruh tanaman jamur yang ada. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya sisa akar atau batang tertinggal.
  3. Sisa akar jamur yang tertinggal harus dibersihkan, karena sisa akar yang tertinggal akan membusuk dan akan menghambat pertumbuhan jamur berikutnya. 
  4. Pemanenan tidak dapat dilakukan dengan memotong bagian/cabang jamur yang berukuran besar saja, sebab sisa jamur yang ditinggalkan tersebut tidak akan tumbuh menjadi besar, bahkan akan layu/mati.
  5. Jamur yang telah dipanen, pada bagian akarnya masih banyak menempel kotoran berupa serbuk kayu, sehingga pada bagian akar tersebut harus dibersihkan dengan memotong bagian tersebut dengan menggunakan pisau yang bersih (lebih baik pisau stainless steel).
  6. Pemotongan bagian jamur tidak perlu dipotong pada setiap cabang-cabangnya, sebab apabila hal tersebut dilakukan akan memacu tingkat kerusakan jamur, seperti cepat layu atau cepat busuk.
  7. Waktu pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari agar kesegaran jamur dapat dipertahankan, dan untuk mempermudah dalam pemasarannya. 
Pasca Panen 

Setelah dipanen, maka perlu diperhatikan penanganannya agar kualitas jamur tiram yang sampai ke konsumen terjaga kualitasnya. Bebera hal yang perlu diperhatikan adalah: 
  1. Jamur yang telah dipanen dibersihkan kemudian diseleksi antara jamur yang rusak dengan jamur yang baik. Jamur yang baik berciri-ciri: besar, kering, putih bersih, dan bebas dari hama penyakit. 
  2. Setelah disortir/diseleksi jamur kemudian diwadahi dalam kantong plastik ukuran 3 kg, 5 kg, 10 kg, (atau ukuran lainnya sesuai selera konsumen) dan siap dipasarkan. 
  3. Untuk mempertahankan umur simpan, jamur tiram bisa dikemas ke dalam plastik kemudian di simpan dalam pendingin (kulkas) pada suhu 10-15’C. 
  4. Jamur dapat diolah menjadi makanan yang mempunyai nilai tambah lebih seperti dalam bentuk pepes jamur, sate jamur, sop jamur, tumis jamur, dendeng jamur, jamur lapis tepung, kripik jamur, abon jamur, pangsit jamur, dll. 
Oke, sekian pembahasan dari saya.. Sekian dan semoga bermanfaat..!!! 
 
Purwokerto, 27 November 2012

Terimakasih anda telah membaca artikel tentang Panen dan Pasca Panen Jamur Tiram. Jika ingin menduplikasi artikel ini diharapkan anda untuk mencantumkan link http://jamurtiramjeparabangsri.blogspot.com/2012/11/panen-dan-pasca-panen-jamur-tiram.html. Terimakasih atas perhatiannya.

0 Response to "Panen dan Pasca Panen Jamur Tiram"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

POSTING TERBARU

POPULAR POSTS

  • Jamur Tiram Pink (Pleurotus Flabellatus)
    Jamur tiram pink sering disebut juga jamur tiram merah, merupakan salah satu jenis jamur tiram yang mempunyai warna yang mempesona, warnanya...
  • Membuat Bibit Sebar (F3) Jamur Tiram
    Membuat bibit sebar (f3) jamur tiram caranya sama dengan Membuat Bibit Pokok (F2) Jamur Tiram , namun karena untuk meningkatkan SEO (Search ...
  • Timbangan Digital Jamur Tiram
    Timbangan digital ini sangat cocok menimbang bahan dasar PDA, sehingga dalam menakar bahan, tidak terjadi kelebihan, ataupun kekurangan baha...
  • Kicauan 'Sang Produsen Baglog'
    Tulisan ini kami buat semata-mata mengingatkan bahwa dalam dunia bisnis itu banyak sekali 'kicauan' yang tidak bisa dipertanggung ja...
  • Jamur Tiram Strain Baru
    Tiga jamur tiram terunggul.Produktivitas membubung hingga 91 ton per 1.000 m 2 luas kumbung, hampir dua kali lipat produksi tiram strain lok...
  • Budidaya Jamur Tiram Media Jerami
    Ketika musim panen tiba, timbul masalah berupa limbah jerami. Limbah jerami ini biasanya ditumpuk di tengah petakan sawah atau di pinggir p...
  • Panduan Bisnis Sahabat Nabi
    Generasi sahabat adalah mata air inspirasi yang tak pernah kering. Dalam setiap bidang kehidupan, akan kita temukan dengan mudah profil tela...
  • Pemeliharaan Biakan Murni Jamur Tiram
    Biakan murni jamur yang disimpan sering kali mengalami perubahan sifat. Oleh karena itu, biakan murni hendaknya dipelihara dengan baik. Ada ...
  • Bibit Jamur Tiram Pekalongan
    Kabar gembira bagi petani jamur tiram untuk wilayah pekalongan, dan sekitarnya. Kami menawarkan bibit sebar jamur tiram putih dengan kualita...
  • Membuat PDA Sendiri
    PDA adalah kepanjangan dari Potatoes Dextrose Agar. Sesuai namanya, PDA tersusun atas 3 bahan utama yaitu potatoes (kentang), dextrose (seje...

Mengenai Saya

phoneterbaru
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.
BUDIBAYA JAMUR TIRAM MENGUNTUNGKAN. All Rights Reserved.